Thursday, March 26, 2015

CARA MENGATASI ERROR DI source.list.d

    Saat ini saya akan membahas mengenai cara mengatasi error saat melakukan perintah "sudo apt-get update" yang nanti akan muncul pesan error seperti ini :


Error ini juga bisa menyebabkan error saat anda membuka "software manager" dan "Synaptic Package Manager". Contoh ini saya ambil saay membuka Synaptic Package Manager.


Pesan error muncul dengan pesan "Type 'sudo' is not known on line 4 insource list /etc/apt/source.list.d" di situ anda disuruh untuk cek pada direktori tersebut.
Selanjutnya buka direktori tersebut :


Setelah itu cari source.list.d klik kanan, pilih root action, pilih open as text (intinya anda harus menjadi root atau open as root). Kemudian delete semua line kecuali yang terdapat kata deb nya. Maka akan menjadi seperti ini :


Selanjutnya save hasil editan tersebut. Setelah itu buka terminal dan ketikan "sudo apt-get update".

Terimakasih.



Wednesday, March 25, 2015

CARA MENANMBAH FONT WINDOWS DI LIBRE OFFICE

    Saat ini saya akan menjelaskan bagaimana cara memasang font bawaan windows agar bisa dipakai melalui libre office. Saat ini saya menggunakan OS LINUX MINT 17 KDE. Langsung saja kita bahas

Bahan yang dibutuhkan jika anda belum mengambil font dari OS windows:

Langkah-langkah instalasi :

  • Masuk ke home/username/.fonts

  • Jika belum ada folder .font silakan anda buat manual (opsional) 

  • Jika belum terlihat folder .font coba anda klik di menubar (Show Hidden files)

  • Kemudian Replace fonts yang sudah didowload tadi

  • Jika sudah silakan buka libre officenya

  • Selamat anda sudah berhasil install font.

Note: 
   Jika ingin lebih banyak font yang dari windows silakan backup sendiri. Terimakasih.


     


Friday, March 13, 2015

Instalasi Node.js : No such file or directory

Baru saja melakukan instalasi terhadap node.js melalui package manager milik ubuntu karena saya tidak mau repot download dari websitenya. Ketika selesai ternyata terdapat error 
/usr/bin/env: node: No such file or directory
Solusi untuk mengatasinya adalah dengan melakukan link terhadap nodejs yang salah lokasi dengan melakukan perintah berikut ini 
ln -s /usr/bin/nodejs /usr/bin/
 

Saturday, February 7, 2015

[Solved] Brightness di Asus X200MA

Asus X200MA yang saya gunakan, memiliki kendala dibagian brightness. Ketika semua terdeteksi dengan baik di Linux, brightnessnya tidak bisa diatur dengan menggunakan hotkey (Fn). Setelah gonta-ganti kernel ini itu tetap saja nihil. Percobaan saya adalah dengan mengunduh kernel yang terbaru (kernel 3.18, 3.19) dengan harapan semua drivernya terlengkapi, namun ternyata tetap saja tidak berpengaruh. Percobaan terakhir saya adalah dengan menggunakan kernel 3.13 bawaan milik Linux Mint 17 dan ternyata work dengan sedikit modifikasi. 

Untuk melakukan test jika memang brightness bisa dirubah adalah dengan menjalankan echo 1000 > /sys/class/backlight/intel_backlight/brightness anda harus sebagai root !

Modifikasi yang harus dilakukan :
  1. Mengaktifkan acpi sehingga hotkey terdeteksi (ini sebetulnya bug) dengan menambahkan acpi_osi= pada /boot/grub/grub.cfg. Cari kata quiet dan tambahkan dibelakangnya, menjadi quiet acpi_osi=
  2. Sebetulnya linux sudah mendeteksi intel_backlight, namun dia bingung harus memakai yang mana, antara acpi_backlight atau bawaan intel_backlight. Maka dari itu harus dipaksa memilih intel_backlight. Buka /usr/share/X11/xorg.conf.d/20-intel.conf (jika belum ada, maka buat)
 Section "Device"
        Identifier "card0"
        Driver "intel"
        Option "Backlight" "intel_backlight"
        BusID "PCI:0:2:0"
EndSection

 Good luck

Friday, November 28, 2014

Instalasi (ribet) di ASUS X200MA

ASUS X200ma versi pabrik memiliki versi BIOS lama sekitar versi 3.x kalau ga salah. Untuk booting melalui flashdisk, harus update BIOS terlebih dahulu. Namun harap berhati-hati jika gagal maka akan nge-brick. Langkah - langkah untuk melakukan update BIOS dapat anda cari di Google. Tempat saya memiliki versi 502 dimana versi terakhir pada saat saya cek.
Masalah terjadi ketika saya ingin melakukan instalasi linux, Crunchbang dan juga Slackware. Keduanya dapat dibooting dengan baik (Booting dilakukan dengan Flashdisk, belum coba pake DVD). Namun ketika sudah masuk ke shell, flashdisk saya menjadi tidak terdeteksi. Terdapat error yang mengatakan usb not accepting, error -101. Error ini dapat anda lihat pada perintah dmesg. Sehingga ketika setup dapat berjalan, namun gagal melakukan instalasi karena lokasi master filenya hilang, sebab usb menjadi tidak terdeteksi. 

Berbagai langkah saya tempuh termasuk mematikan modul ehci-pci ataupun ehci_hcd namun masih saja error.

Solusi yang saya lakukan adalah meletakan master file ISO ke dalam harddisk, misal ke /dev/sda1.
Setelah itu siapkan Flashdisk yang sudah terisi Slackware.
Lakukan booting terhadap flashdisk.
Setelah masuk ke shell milik flashdisk, buat folder instalasi.
  • mkdir /slack
Setelah itu kopikan file iso yg ada di sda1 ke folder instalasi.
  • mkdir /mnt/sda1
  • mount /dev/sda1 /mnt/sda1
  • cd /mnt/sda1
  • cp .iso /slack
Masuk kembali ke folder instalasi slack, dan buat folder untuk mounting.
  • cd /slack
  • mkdir mnt
  • mount -o loop .iso /slack/mnt
Sudah? Tidak ada error? Kalau begitu anda bisa lanjut.
Masuk ke setup slackware dan kemudian anda atur segala partisi. Pada menu pemilihan target, pilih CD/DVD. Kemudian anda pilih manual semua, dan masukkan path /slack/mnt. 

Seharusnya instalasi dapat berjalan sekarang. Belum diketahui apakah masalah BIOS saya ataupun hardware saya. Namun paling tidak sekarang semuanya dapat terinstall.

Tuesday, November 18, 2014

CARA LEGAKAN RAM PADA ANDROID MENGGUNAKAN BUILD.PROP

     Selamat datang para blogger, kali ini saya akan memberikn tutorial cara optimalisasi RAM android dengan file build.prop. Pada build.prop anda bisa menambahkan script apa saja sejenis melegakan RAM. Tetapi saat mengedit build.prop anda harus tetap berhati-hati dan cermat, karena jika salah kemungkinan android anda akan mengalami bootloop. Cara ini bisa dilakukan pada android apa saja dengan syarat :


  • DWYOR(DO WITH YOU OWN RISK)
  • ROOT
  • CWM (ClockWorkMod Recovery) untuk backup ROM supaya nanti jika bootloop bisa dikembalikan.
  • Root Explorer (Untuk mencari file build.prop maupun edit).
  • KOPI
  • GANTENG :D
Kelebihan    : RAM Menjadi longgar.
Kekurangan : Menutup aplikasi yang telah ditinggalkan user (close otomatis).

  • TUTORIAL :
  1. Install Root Explorer 
  2. Jika muncul super user, tekan apply saja atau ok.
  3. Setelah itu cari build.prop di direktori system/
  4. Setelah menemukan build.prop, tekan file tersebut dan tap opsi open file in text editor.
  5. Selanjutnya scroll build .prop sampai paling bawah dan tambahkan kode ini :
# ADDITIONAL_BUILD_PROPERTIES
#
ro.FOREGROUND_APP_MEM=6656

ro.VISIBLE_APP_MEM=2048
ro.PERCEPTIBLE_APP_MEM=1536
ro.HEAVY_WEIGHT_APP_MEM=512
ro.SECONDARY_SERVER_MEM=512
ro.BACKUP_APP_MEM=7168
ro.HOME_APP_MEM=1024
ro.HIDDEN_APP_MEM=7168
ro.EMPTY_APP_MEM=8192
# END OOM_MEM_Settings
# BEGIN OOM_ADJ_Settings
ro.FOREGROUND_APP_ADJ=0
ro.VISIBLE_APP_ADJ=3
ro.PERCEPTIBLE_APP_ADJ=2
ro.HEAVY_WEIGHT_APP_ADJ=4
ro.SECONDARY_SERVER_ADJ=5
ro.BACKUP_APP_ADJ=7
ro.HOME_APP_ADJ=-25
ro.HIDDEN_APP_MIN_ADJ=9
ro.EMPTY_APP_ADJ=15

NB : Bagi yang males edit bisa klik link ini build.prop. Cara ini 95% bisa dan dicoba saja :)

Terimakasih :)




Sunday, October 26, 2014

Mengatasi Partisi Tidak Terdeteksi saat Install Linux Mint & Sector 32 Error pada Instalasi GRUB

Selamat malam, hari ini saya ingin berbagi ilmu dan pengalaman tentang cara fix hardisk tidak terdeteksi saat mau install linuxmint17 (DUALBOOT). Masalah ini muncul karena saya penah jadikan hardisk saya GPT karena dulu windows 8 64bit. Nah sekarang saya pakai windows 7 64 bit MBR hardisk.

Cara ini berhasil di Linuxmint17 dan sudah saya praktikan.

Problem yang saya alami yaitu seperti judul di atas dan seperti ini gambarnya : 


Gambar di atas menunjukan bahwa partisi yang saya buat di windows tidak terbaca di linux, nah kalo tidak terdeteksi di linux kan kita tidak bisa dualboot windows dan linux karena itu yang terlihat hanya total partisi laptopnya. 

Cara fix problem diatas adalah dengan cara :

- Buka Terminal (ctrl+alt+t)
- Ketik perintah sudo fixparts  /dev/sda 
- Lalu tekan enter 

Maka akan muncul command seperti dibawah ini :

Nah setelah kamu ketik command td akan muncul Notice. Notice tersebut menyampaikan bawa hardisk saya masih menyimpan sisa-sisa GPT disk di MBR disk. Setelah itu kamu ketik "Y" saja maka akan muncul seperti ini :

 
Setelah itu ketikan tanda "?" dan akan muncul seperti di bawah ini :

Langkah selanjutnya adalah ketik huruf "p" (print the MBR partition table) lalu mucul seperti ini :


Selanjutnya ketikan huruf "q" (quit without saving changes). 
Kemudian lakukan install ulang dari awal, disitu anda bisa melihat bahwa partisi yang anda buat sudah terbaca seperti gambar di bawah ini :)


Selanjutnya adalah install linux sebagai layaknya atau seperti biasa, dan jika sudah selesai coba cek di boot peertama anda disuruh memilih windows/linux tidak? jika ya brarti anda selamat, jika tidak anda senasib dengan saya.

Nah saya juga akan share cara fix boot pertama yg tdk bisa memilih windows/linux. Caranya sebagai berikut :

- Ketik sudo grub-install /dev/sda
- Tekan enter
- Sudo reboot

jika berhasil maka anda disuruh memilih OS pda boot pertama. Jika ini tidak berhasil mari ke langkah selanjutnya.

- Ketik sudo grub-install /dev/sda maka akan muncul seperti ini :


 Nah jika muncul pesan berikut, anda harus membaca artikel ini dahulu sebelum ke tahap selanjutnya.
 Link artikel : http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1661254

Problem diatas dikarenakan ada aplikasi windows yang menyimpan data disana.

Jika sudah maka lakukan Tahap selanjutnya yaitu membuat backup seperti di artikel tersebut :

- Buka Terminal
- Ketikkan sudo dd if=/dev/sda of=~/first_63_sectors bs=512 count=63 fungsi dari command tersebut adalah membuat backup.
- Lalu ketikan sudo dd if=/dev/zero of=/dev/sda bs=512 count=1 seek=32
- Setelah itu ketikan lagi grub-install /dev/sda 


Jika sudah ketikan di terminal sudo reboot (enter). Silahkan lihat apakah berhasil atau tidak, kalau tidak berhasil setelah booting linuxnya dan mauk ke tampilan utama buka terminal lagi dan ketikan :

- sudo update grub 

Jika berhasil maka akan keluar seperti gambar di bawah ini :

 Setelah itu ketikan sudo reboot . Selesai dan silakan cek kebali dan pasti sudah ada pilihan di boot pertama :)


Thank's To :

- Felix Angga.
- Ubuntuforums.org.
- Grup Linux Mint Indonesia.
- Google.
 

Wednesday, October 15, 2014

[Debian] Fix GQRX Segmentation fault pada libusb

Saya menggunakan Debian Wheezy dimana GQRX tidak tersedia pada repository stable. Jika anda ingin download GQRX lewat repository, anda harus menambahkan alamat repository backports. Tambahkan baris ini pada /etc/apt/sources.list dan lakukan apt-get update

deb http://http.debian.net/debian wheezy-backports main
Pada kasus saya, ketika setelah selesai download, GQRX akan jalan sekitar 2 detik, dan kemudian crash. Pada dmesg terdapat error mengenai segmentation fault pada libusb
gqrx[2842]: segfault at 0 ip b4ea78f6 sp a22d8100 error 6 in libusb-1.0.so.0.1.0[b4ea2000+f000]
Cara untuk mengobati ini lumayan simpel, error seperti ini terjadi pada libusb versi 1.0.18 kebawah. Benar saja saya menggunakan libusb versi 1.0.11 yang merupakan bawaan dari paket stable Debian. Lakukan upgrade paket yang berasal dari repository backports. Bisa anda lakukan dengan menggunakan synaptic, pilih paket libusb-nya, kemudian pada menu Package terdapat Force Version. Selanjutnya tinggal pilih versi terbaru. Saya sekarang menggunakan versi 1.0.19, lancar jaya !

Good Luck, DWYOR!

Friday, October 10, 2014

[Slackware] Booting terasa lama pada Loading Linux ... [Fixed]

Booting terasa lama ini saya alami pada laptop NEC saya dengan spesifikasi yang memang sangat terbatas. Menggunakan Intel Dual Core dengan RAM hanya 512MB dan saya isi dengan Slackware 14.1. Proses instalasinya berjalan lambat terutama pada saat pertama boot lewat DVD kemudian bagian loading initrd, namun kemudian dapat berjalan normal.

Setelah selesai install, saat booting pertama kali saya rasakan sangat lama pada bagian Loading Linux ............. (nunggu titiknya jalan) yang kemudian dilanjutkan dengan Bios Data Check Successfull.

Saya curiga apakah kernelnya tidak cocok? karena memang default bawaanya adalah hugesmp. Sebelu mengganti kernel, saya mencoba untuk mencari solusi lain, dan menemukan artikel ini (http://www.control-escape.com/linux/lilo-cfg.html). Disebutkan bahwa dengan mengaktifkan compact dapat melakukan boot yang lebih cepat, namun mungkin bermasalah pada komputer lawas. Cara mengaktifkanya adalah sebagai berikut

su
nano /etc/lilo.conf
~ Cari dan uncomment perintah compact, kemudian simpan
/sbin/lilo

Setelah saya coba ternyata Berhasil ! 
Booting menjadi lebih cepat pada bagian itu. Sebuah artikel lain (lupa alamatnya) mengusulkan untuk mengganti lilo dengan grub. Namun belum saya coba, karena saya anggap ini sudah menyelesaikan masalah saya :)

Friday, September 12, 2014

[Slackware] Lupa password root ? Coba cara ini!

Sebuah cara yang cukup simpel untuk mereset password root yang lupa dengan syarat bootloader lilo anda tidak dilock. Berikut step-stepnya,

  1. Pada tampilan bootloader LILO, tekan TAB untuk masuk ke command line mode
  2. Ketik "Linux single init=/bin/sh rw"
  3. Setelah loading macem-macem, tunggu sampai shell sudah ready
  4. Ketika sudah ready, tinggal ketik "passwd root" dan ketikkan password baru anda
  5. Restart
Good Luck 

Sunday, June 1, 2014

Set DNS di Linux

Mengalami masalah aneh pada modem saya yang sudah terkoneksi tetapi tidak bisa membuka halaman seperti google.com dan lainya. Setelah saya cek "ping 8.8.8.8" ternyata tidak ada masalah, namun ketika saya cek "ping google.com" ternyata alamat tersebut tidak ditemukan. Saya bingung mau ngeset DNS dimana, karena ini koneksi broadband dan kurang begitu tau untuk cara setting DNS di koneksi broadband.

Setelah googling - googling, menemukan sebuah cara simpel untuk melakukan setting tersebut

  1. Buka dan edit resolv.conf di /etc, sudo nano /etc/resolv.conf
  2. Tambahkan baris ini untuk DNS Google, nameserver 8.8.8.8
  3. Simpan dan coba melakukan cek dengan mengetikkan, host google.com atau dig google.com
Selamat mencoba :)

Friday, May 30, 2014

[GQRX] gqrx: symbol lookup error

Pernah mendapatkan masalah seperti ini ketika anda menginstall GQRX dan ingin menjalankanya ?

libvolk error
Menurut saya, hal ini terjadi karena bermasalah dengan libvolk. Beberapa orang ada yang menyarankan untuk menghapus libvolk, namun karena pada komputer saya belum ada yang namanya libvolk, jadi saya putuskan untuk download saja.

Download libvolk

  • Tambahkan baris berikut pada /etc/apt/sources.list
deb http://ftp.debian.org/debian/ wheezy-backports main

  • sudo apt-get update
  • sudo apt-get install libvolk0.0.0
Setelah selesai download, coba jalankan gqrx lagi lewat terminal agar jika terjadi error dapat terlihat. 

Good Luck

Friday, October 25, 2013

[Slackware] Konfigurasi SSH

Secure Shell atau biasa disingkat SSH merupakan protokol jaringan yang memungkinkan komunikasi antar perangkat memiliki koneksi yang aman. SSH dibuat untuk menggantikan komunikasi shell remote lain yang dinilai kurang aman dari segi otentikasinya.

Kali ini saya akan menulis tentang cara konfigurasi SSH Server di distro Slackware 14.0. Cara konfigurasinya cukup mudah, tinggal mengaktifkan service dari SSH, maka SSH tersebut akan langsung dapat digunakan. Tapi lebih baik lagi jika dikonfigurasi secara lebih lanjut demi keamananya. 

  1. User yang digunakan untuk login adalah user root, maka dari itu berbahaya jika password root dapat diketahui oleh orang lain. Untuk itu, kita harus membatasi akses dengan mengeset pengaturan "PermitRootLogin no" pada file sshd_config tadi dan kemudian kita membuat user account baru jika anda belum mempunyai user account selain root dikomputer anda. Caranya ketik "useradd namauser" kemudian set password menggunakan "passwd namauser".
  2. Menyalakan service, untuk menyalakan service, buka terminal anda dan ketik "/etc/rc.d/rc.sshd start"
  3. SSH akan langsung menyala pada IP komputer anda (cek dengan ifconfig) dan pada Port 22.
  4. Langkah selanjutnya adalah konfigurasi port sehingga tidak mudah dilacak oleh scanner. Untuk mengganti default port, masuk ke /etc/ssh dan edit sshd_config. Buka dengan "nano /etc/ssh/sshd_config" dan hapus tanda pagar dari depan entry Port, lalu ganti isi port dengan angka kesukaan anda.
  5. Setelah selesai, jika anda ingin membatasi user yang login menggunakan akun tertentu saja, silahkan buka lagi file sshd_config dan tambahkan pengaturan "AllowUsers namauser".
  6. Tambahan saja, biar agak keren, anda bisa menampilkan banner atau pesan singkat pada saat client melakukan login ke server anda. Caranya adalah dengan membuat file di folder /etc/ssh dengan nama banner (misalnya), dan ketikan pesan anda. Setelah itu, masuk ke file konfigurasi sshd_config lagi dan hilangkan tanda pagar pada kata banner, lalu ganti dengan "banner /etc/ssh/namafile".
Oke, semua sudah terkonfigurasi, silahkan anda mencobanya dengan menghubungkan dengan SSH Client. Saya mencobanya dengan SSH Client di HP Android saya dan berjalan dengan lancar.

Semoga Membantu. Good Luck !

Thursday, October 10, 2013

[Slackware] Mengaktifkan NetworkManager

Pada awal installasi Slackware, biasanya service network manager masih dalam kondisi disable, maka dari itu anda harus mengaktifkan network manager sehingga dapat menggunakan adapter jaringan (Wifi, LAN, dll). Aktivasinya dapat dilakukan dengan memasukkan command :
sh /etc/rc.d/rc.networkmanager start
Secara otomatis, service network manager akan dihidupkan, jika kondisi masih dalam keadaan mati, coba tambahkan nm-applet untuk memanggil ulang applet dari network manager.

Set on startup
Pengguna KDE dapat menjalankan perintah tersebut secara otomatis ketika boot-up dengan memasukan ke file Xsetup, dengan mengetikan perintah :
kate /etc/kde/kdm/Xsetup
kemudian masukan perintah untuk start driver diatas kedalam file Xsetup.

Good Luck.

Sunday, July 21, 2013

Linux Shutdown Timer

Shutdown timer ini sangat berguna ketika anda meninggalkan komputer anda pada saat komputer masih melakukan aktivitas, sehingga komputer dapat secara otomatis shut down. Cara melakukanya cukup simpel dengan menggunakan parameter -P pada fungsi shut down yang bisa anda akses lewat Terminal.

sudo shutdown -P 60           (60 menit=1jam) 
sudo shutdown -P 03:00        (Otomatis mati pada jam 3 pagi)

Simpel kan? Silahkan dicoba :)

Ubuntuforums.org hacked -- Akun anda aman

Hari ini tadi (21/7/2013) akun dari hacker yang telah menyerang situs ubuntuforums.org (@Sputn1k_) menyatakan bahwa data - data pengguna forum tersebut dinyatakan aman, karena bukan sifat dia untuk menyalahgunakan data yang didapat dari situs yang dia serang. 

1.8 juta data pengguna telah diambil dari situs tersebut dimana enkripsi password yang digunakan menggunakan kombinasi (md5(md5($pass).$salt). Enkripsi standar bawaan dari vBulletin, walaupun tidak terlalu kuat, namun untuk memecahkan 1.8 juta data pengguna akan memakan waktu yang sangat lama, begitu yang diungkapkan dia di akun twitternya. 

Lebih lengkapnya disini


Enhanced by Zemanta

Ubuntuforums.org Kena Deface

Situs favorite tempat Ubuntu user berdiskusi pada 20 July 2013 pukul 20.15 waktu UTC kemarin terkena deface oleh hacker dengan ID Twitter @Sputn1k_. Sayang sekali diberitakan bahwa username, password, dan email yang ada pada Ubuntuforums database telah didapatkan oleh hacker tersebut.


1.8 juta data pengguna telah dicuri dari situs tersebut, pengguna yang menggunakan password yang sama (email) disarankan untuk segera mengganti password anda tersebut.
Sedangkan layanan Ubuntu One, Launchpad dan Ubuntu/Canonical services masih tetap aman. Tim Canonical masih bekerja keras dalam hal ini, kita tunggu perkembangan selanjutnya.

 

Situs ubuntuforums.org sementara ini masih down semenjak terkena deface. #PrayForUbuntuForums

Wednesday, June 5, 2013

Install Aircrack-ng 1.2 Beta 1

Software kesayangan anda sekarang sudah ada rilis baru setelah 3 tahun dari rilis terakhir, muncul versi baru yaitu versi 1.2 Beta 1. Menurut changelog yang terdapat di situsnya, terdapat penambahan dukungan - dukungan terhadap chipset baru dan juga pembenahan beberapa bugs yang terdapat pada versi sebelumnya (link).

Instalasi
Bagi pengguna linux, bisa mengikuti beberapa baris perintah dibawah ini untuk kompilasi aircrack-ng dari source codenya. 
wget http://download.aircrack-ng.org/aircrack-ng-1.2-beta1.tar.gz
tar -zxvf aircrack-ng-1.2-beta1.tar.gz
cd aircrack-ng-1.2-beta1
make
make install
Sudah? Have fun :)

Saturday, June 1, 2013

Driver Atheros AR5523 Ubuntu

Atheros AR5523 ini adalah chipset yang tertanam pada WiFi dongle milik saya dengan seri TPLink WN620G. Terdapat driver bawaanya namun sayangnya hanya tersedia untuk Windows. Mungkin bagi anda pengguna Kernel 3.8 sudah tidak menjadi masalah lagi, karena telah disupport di mainline kernel versi tersebut. Terdapat 2 solusi untuk memasang driver untuk AR5523 ini,
  1. Upgrade kernel anda ke versi >= 3.8 (www.kernel.org)
  2. Menggunakan ndiswrapper.
Disini yang akan saya bahas adalah cara installing driver dengan menggunakan ndiswrapper ini. Ikuti langkah - langkah saya berikut ini
  1. Lakukan installasi ndiswrapper JANGAN melalui repository ubuntu (saya mengalami trouble), lebih baik compile source sendiri dengan mendownload sourcenya disini.
  2. Extract, masuk ke direktori hasil extract dan lakukan kompilasi dengan mengetikan 
    • make 
    • make install 
    • depmod -a (tidak wajib)
  3. Setelah berhasil dicompile, download driver TPLInk disini. Extract dimanapun anda suka
  4. Masuk ke direktori hasil extract driver dan kemudian lakukan installasi driver menggunakan ndiswrapper dengan mengetikan perintah berikut
    • sudo ndiswrapper -i net5523.inf
    • sudo modprobe ndiswrapper
  5. Tancapkan WiFi dongle milik anda dan lihat apakah sudah terdeteksi atau belum. Untuk melihat driver apakah sudah terinstall atau belum, ketik perintah :
    • sudo ndiswrapper -l 
Cara tersebut berhasil saya terapkan pada komputer saya, bagi anda yang mencoba saya ucapkan Good Luck :)

Thursday, April 25, 2013

Welcome Raring Ringtail - Ubuntu 13.04


Selamat datang buat versi baru dari ubuntu 13.04 dengan codename Raring Ringtail. Malam tadi (25/04/2013) baca - baca berita, ternyata benar Ubuntu 13.04 telah resmi dirilis di Ubuntu.com. Hari ini tadi, selesai download dari situs kampus iso.ukdw.ac.id dan saya coba install. Perbedaan yang terasa adalah icon - icon yang baru pada quick launch tampilan disamping. Kernelnya juga baru, versi 3.8.0-19 sedangkan versi desktop environment (DE)nya menggunakan UNITY 7.0.0. 


Langsung saja kalau mau download ke mirror kampus saya (jogja). Download.

Share